Materi TOBI
Materi yang perlu dikuasai TOBI (Tim Olimpiade Biologi Indonesia) mengacu kepada silabus IBO (
International Biology Olympiad). Silabus ini terus diperbaharui dan dapat diakses secara terbuka dalam lampiran (
appendix) panduan IBO dalam bentuk
pdf berbahasa Inggris dari situs IBO.
Pengujian materi teori berfokus kepada konsep biologi yang
diaplikasikan kepada makhluk hidup. Tes yang diberikan tidak akan
menanyakan fakta spesifik, pengetahuan-pengetahuan yang merupakan
pengecualian, maupun perihal organisme lokal yang membutuhkan pengalaman
lokal. Sebagian besar pertanyaan dimaksudkan untuk menguji pemahaman
siswa, kemampuan berproses secara saintifik, dan aplikasi pengetahuan
biologi. Pertanyaan yang hanya menguji pengetahuan harus sesedikit
mungkin dan tidak melebih 25% poin total. Pertanyaan teori juga dapat
mencakup materi cara berpikir saintifik (
scientific reasoning) dan prinsip-prinsip metode Biologi.
Berikut adalah tujuh topik yang diujikan dalam tes teori IBO:
Biologi Sel (20%)
Materi ini mencakup tiga submateri: Struktur dan Fungsi Sel,
Mikrobiologi, dan Bioteknologi. Dalam submateri Struktur dan Fungsi Sel,
siswa diharapkan memahami komponen kimia yang menyusun sel dan
sifat-sifat kimiawi mereka dalam jenis-jenis molekul yang mereka susun
(karbohidrat, lipid, protein, asam nukleat dan senyawa lain yang penting
dalam menjaga kelangsungan fungsi sel). Siswa juga diharapkan memahami
struktur dan fungsi organel sel yaitu nukelus dan sitoplasma dan
memahami perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan. Proses-proses
seluler juga perlu dikuasai dalam submateri ini semisal pencernaan
molekul, asimilasi, sintesis protein, transpor melalui membran, mitosis
dan meiosis.
Submateri Mikrobiologi menekankan hal-hal yang serupa dengan
submateri Struktur dan Fungsi Sel dengan penekanan pada sel prokariotik
sedangkan Bioteknologi membahas aplikasi dari submateri Struktur dan
Fungsi Sel dan Mikrobiologi semisal fermentasi dan manipulasi genetika
organisme.
Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan (15%)
Materi anatomi dan fisiologi tumbuhan dalam IBO fokus kepada tumbuhan
berbiji. Siswa diharapkan menguasai struktur dan fungsi dari jaringan
dan organ yang terlibat dalam fotosintesis, transpirasi dan pertukaran
gas, transport air, mineral, dan hasil asimilasi, pertumbuhan dan
perkembangan, serta reproduksi tumbuhan. Untuk reproduksi, pergiliran
generasi yang terjadi pada paku dan lumut termasuk ke dalam materi.
Anatomi dan Fisiologi Hewan (25%)
Dengan penekanan terhadap Vertebrata, khususnya manusia, anatomi dan
fisiologi hewan fokus kepada struktur dan fungsi jaringan dan organ dari
tujuh sistem tubuh: pencernaan dan nutrisi, respirasi, sirkulasi,
ekskresi, pengaturan (saraf dan hormon), reproduksi dan perkembangan,
dan imunitas.
Etologi (5%)
Dalam materi Etologi atau Biologi Perilaku, siswa diharapkan
menguasai metodologi yang berlaku dalam pembelajaran etologi, perilaku
bawaan dan belajar (
innate vs learned), komunikasi dan organisasi sosial dalam makhluk hidup, perilaku mencari makan (
foraging), perilaku bertahan, sistem perkawinan dan pengasuhan anak, dan ritme biologis.
Genetika dan Evolusi (20%)
Genetika dan Evolusi merupakan materi yang saling berkaitan. Seleksi
alam, mutasi, isolasi reproduktif, adaptasi, dan kelulushidupan yang
menjadi mekanisme evolusi diatur oleh proses-proses penurunan sifat yang
dipelajari dalam Genetika. Proses-proses ini antara lain mutasi dan
modifikasi yang menyebabkan variasi, hukum pewarisan Mendel (persilangan
monohibrid, dihibrid, dan polihibrid), alel ganda, dan prinsip
Hardy-Weinberg (genetika populasi).
Ekologi (10%)
Ekologi mempelajari sistem kehidupan mulai dari tingkat individu
sampai dengan biosfer. Dalam aspek populasi, struktur populasi
(persebaran, umur, serta jenis kelamin), dinamika populasi (demografi),
dan regulasi populasi (dinamika metapopulasi) masuk dalam pembahasan.
Komunitas biotik memasukkan aspek keanekaragaman dan kekayaan spesies,
relung (
niche), interaksi interspesifik (kompetisi, predasi,
dan simbiosis), dinamika komunitas (proses suksesi), serta jenis-jenis
bioma terestrial dan akuatik. Tingkat berikutnya, ekosistem, membahas
struktur trofik (jaring makanan), tingkatan trofik (produsen, konsumen,
dekomposer), aliran energi, produktivitas, aliran materi, dan siklus
biogeokimia global. Hubungan antara biosfer dengan manusia juga dibahas
dalam ekologi, terutama masalah pertumbuhan populasi manusia dan dampak
polusi yang disebabkan terhadap biosfer.
Biosistematika (5%)
Biosistematika
membahas struktur dan fungsi serta hubungan ekologis dan evolusioner
antara organisme yang tergabung dalam kelompok taksa tertentu.
Pengetahuan tentang istilah-istilah saintifik tidak dibutuhkan untuk
mendapatkan solusi dari permasalahan yang diberikan terkait topik ini.
Meskipun demikian, siswa perlu mengetahui tentang genera khas yang
representatif dari taksa-taksa terbaru. Taksa-taksa baru ini dapat
dilihat dalam situs Tree of Life.
Untuk menguasai materi-materi tersebut, siswa diharapkan belajar
tidak hanya dari satu sumber. Selain dari buku materi yang terkait,
internet dapat digunakan untuk mendapatkan pengayaan materi dan tambahan
informasi. Sebagai dasar, TOBI telah menyusun materi-materi tersebut
dalam bentuk
buku yang
ringkas dan mudah dipahami baik untuk materi teori maupun praktikum.
Siswa dianjurkan untuk selalu mendiskusikan materi yang didapat dengan
guru maupun mentor sebaya untuk melatih proses bernalar yang merupakan
kemampuan utama yang dibutuhkan untuk berkompetisi dalam ajang
Olimpiade.
0 komentar:
Posting Komentar